Gadis kelahiran 17 Agustus 1994 tersebut mengaku bangga dengan tugas yang ia emban sebagai ptugas pengatur lalu lintas Dinas Perhubungan Kota Jambi. Ia mengaku baru mulai turun mengatur lalu lintas pada awal Januari lalu. Sebelumnya ia ditugaskan sebagai petugas retribusi di TPR sejenjang.
“Senang, jadinya kita berani mengadapi orang banyak,” ujar gadis yang sebelumnya mempunyai cita-cita menjadi Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD) itu.
Ia mengaku, ada kesan yang memang kurang mengenakkan selama bertugas. Yakni, ketika menghadapi pengguna jalan yang tidak taat aturan, yang bisa membahayakan pengguna jalan lainnya. “Ada juga yang tidak mau diatur, sudah kita minta setop, tapi tetap menerobos,” kata warga Kelurahan Ekajaya itu.
Anak bungsu dari dua bersaudara tersebut sudah bergabung di Dinas Perhubungan Kota Jambi sejak tahun 2015 lalu.
(Ranto Rajagukguk)