Berpose dengan 5 Mayat Begal, Kasat Reskrim Digarap Provost Mabes

Agregasi Jpnn.com, Media · Selasa 04 April 2017 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 04 340 1658642 berpose-dengan-5-mayat-begal-kasat-reskrim-digarap-provost-mabes-vOJFfjmVqV.jpg

BANDAR LAMPUNG - Tim Paminal Mabes Polri turun ke Lampung untuk memastikan kebenaran foto sejumlah polisi berpose di depan lima mayat diduga begal.

Sejumlah anggota Tekab 308 yang ada di dalam foto tersebut pun langsung diperiksa tim Mabes Polri. Tim juga tak ketinggalan memeriksa Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno membenarkan, Tim Paminal Mabes Polri memeriksa Tekab 308 Polresta Bandarlampung.

"Ya benar tim Paminal Mabes Polri datang, memeriksa seluruh anggota Tekab 308 Polresta Bandarlampung termasuk Kasatreskrim," ujarnya seperti dilansir jpnn, Selasa (4/4).

Mantan Wakapolda Metro Jaya ini mengutarakan, tim Paminal Mabes Polri turun ke Lampung, berkaitan dengan beredarnya foto anggota Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung bersama lima tersangka begal asal Lampung Timur yang ditembak mati yang menjadi viral di media sosial beberapa hari terkahir ini.

Tim menganggap, bahwa konten foto tersebut terdapat adanya pelanggaran kode etik. "Pose mereka di dalam foto itu tidaklah etis, sehingga tim dari Mabes turun memeriksa semua anggota Tekab 308 yang ada di dalam foto tersebut untuk diklarifikasi," ungkapnya.

Diketahui dalam foto tersebut, terlihat jajaran anggota Tekab 308 yang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Deden Heksaputra berpose dengan mengepalkan tangan yang dibawahnya tergeletak lima mayat tersangka begal.

Mengenai tersebarnya foto tersebut dan menjadi viral di media sosial, Jenderal bintang dua ini mengatakan, tim Mabes Polri sedang melakukan penelusuran mengenai penyebaran foto tersebut.

"Penyebarannya di media sosial seperti facebook, saat ini sedang ditelusuri," terangnya.

Soal sanksinya, kata Sudjarno, Mabes Polri yang nanti memutuskan, karena yang melakukan pemeriksaan tersebut adalah tim dari Mabes Polri.

Pihaknya tidak dapat memastikan, sampai kapan tim Paminal Mabes Polri tersebut melakukan pemeriksaan. "Jadi mengenai sanksinya, itu nanti Mabes Polri yang memutuskan dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan terlebih dulu,"pungkasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini