TEHERAN – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Mohammad Javad Zarif menyatakan, negaranya akan mengizinkan pangkalan udaranya digunakan oleh Rusia. Pangkalan udara tersebut akan digunakan oleh Negeri Beruang Merah untuk melancarkan serangan ke Suriah.
Pengumuman itu bertepatan dengan kunjungan Presiden Iran Hassan Rouhani menuju Moskow untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kunjungan itu disebut dilakukan guna mendorong penghentian konflik yang selama ini membayangi Suriah.
“Keduanya akan mendiskusikan isu regional khususnya krisis Suriah, solusi untuk mengakhirnya secara cepat serta mencari jalan untuk melawan terorisme dan ekstremisme,” tutur juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Ghasemi, sebagaimana dikutip dari The New arab, Rabu (29/3/2017).
Menlu Iran yang turut menghadiri pertemuan di Moskow tersebut sempat memberikan komentarnya terkait pengizinan Rusia menggunakan pangkalan militer Teheran. “Rusia tidak memiliki markas militer, kami memiliki kerja sama baik, dan pada kasus per kasus, jika Rusia memerlukan penggunaan fasilitas Iran dalam memerangi terorisme, kami akan membuat keputusan,” ujar Zarif kepada Reuters.
(Emirald Julio)