Sementara itu, SBS News melaporkan, pria itu tidak terbukti membawa bom melainkan hanya perangkat frekuensi elektronik.
"Pria itu memulai keributan dan menakut-nakuti para pramugari. Ia kemudian juga berteriak 'Aku akan meledakan pesawat ini'," terang seorang saksi bernama Vanessa.
Saksi lainnya, Saiqa Chaudhery mengutip keterangan sang suami yang menjadi penumpang pesawat menyebutkan, bahwa pria itu tengah dalam pengaruh narkoba atau alkohol ketika kejadian.
(Rifa Nadia Nurfuadah)