ANKARA – Turki mengklaim, konflik diplomatik yang saat ini menimpa Qatar telah merugikan dunia Islam dan negaranya terus berusaha menyelesaikan krisis ini melalui jalur diplomasi. Klaim itu disampaikan oleh juru bicara Kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin.
Sebagaimana dikutip dari Reuters, Kamis (15/6/2017) pada konferensi pers yang diadakan Rabu 14 Juni 2017 itu, Kalin mengatakan bahwa Turki mengirimkan bantuan pasokan makanan ke Qatar usai Arab Saudi dan sekutunya memutuskan hubungan diplomatik dengan Doha karena dituding mendukung terorisme dan Iran.
Beberapa waktu yang lalu muncul kabar yang menyatakan bahwa Turki mengerahkan tentaranya ke Qatar usai terjadi konflik diplomatik tersebut. Namun Kalin menjelaskan pengerahan itu sudah dipersiapkan sebelum terjadinya krisis itu dan dilakukan guna memastikan keamanan di Timur Tengah.
Konflik diplomatik ini sebelumnya juga dibahas oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki, Mevlut Cavusoglu dengan Menlu Amerika Serikat, Rex Tillerson melalui sambungan telefon. Dialog itu dilakukan usai desakan Tillerson agar Negara Teluk Arab untuk meredakan ketegangan yang muncul akibat konflik diplomatik yang menimpa Qatar.
(Emirald Julio)