Warga Shanghai Bersyukur Hadapi Hari Terpanas dalam 145 Tahun Terakhir, Nah Loh?

Silviana Dharma, Jurnalis
Minggu 23 Juli 2017 12:02 WIB
Ilustrasi. Gelombang panas di Shanghai. (Foto: AP)
Share :

Libya kabarnya juga pernah dilanda gelombang panas pada 1922. Suhunya terhitung 57,8 derajat celcius. Akan tetapi, datanya dikabarkan tidak valid karena alat pengukuran yang dipakai sudah tua dan pengamatnya tidak berpengalaman.

Lagipula, perlu diketahui kalau Timur Tengah mengenal yang namanya semburan panas. Fenomena cuaca itu umumnya terjadi pada malam hari. Selama semburan panas, suhunya bisa melonjak drastis dalam waktu singkat, sebagian karena embusan angin.

Rakyat Iran juga pernah diterpa suhu panas pada 1967. Tercatat suhunya sebesar 86,7 derajat celcius. Namun sekali lagi, karena ada fenomena semburan panas pada malam hari itu, rekor ini tidak bisa dipastikan. Sebab umumnya semburat panas memang jauh lebih tinggi dari suhu resminya.

Jadi, jika dibandingkan semua rekor gelombang panas yang ada, pantas saja jika warga Shanghai menganggap diri mereka beruntung.

(Silviana Dharma)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya