Astaga! Setiap Bulan, Serda Wira Harus Periksa Kejiwaan

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis
Jum'at 11 Agustus 2017 14:16 WIB
Share :

PEKANBARU - Oknum TNI Serda Wira Sinaga (WS) melakukan penganiayaan terhadap anggota polantas Polresta Pekanbaru Yoga Pernanado dan menjadi viral. Pihak TNI memastikan memang Serda WS mengalami gangguan kejiwaan.


Komandan Korem (Danrem) 031 Wira Bima Pekanbaru, Brigjen TNI Abdul Karim, mengatakan bahwa anak buahnya mengalami gangguan kejiwaan usai bertugas di Papua.

"WS ini mengalami gangguan kejiwaan sejak tahun 2014. Dia sudah dipindahkan ke Riau sejak Febuari 2016. Dia masih bisa berdinas karena masih bisa diobati," ucap Karim, Jumat (11/8//2017).

Dia menjelaskan, karena penyakit yang dialaminya, pihak Korem 031 Wira Bima tidak memberikan jabatan kepada Serda WS. Selama di Pekanbaru, pria lajang itu selalu mendapatkan pengobatan psikologi di rumah sakit Angkatan Darat (AD).

"Bahkan sebulan sekali, WS harus dibawa ke Rumah Sakit Putri Hijau, Medan, untuk mendapatkan terapi agar pulih," sambungnya.

Selama bertugas, di Pekanbaru, WS yang berdinas di bagian intelijen didampingi oleh seorang anggota TNI. Namun saat kejadian dia lolos dari pengawasan.

"Karena masih dalam pengawasan, dia selalu mendapat pendampingan. Namun saat kejadian dia lepas dari pengawasan," tegasnya.

Seperti diketahui, terjadi keributan antara Serda WS dan Brigadir Yoga di Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru. Serda WS tiba-tiba memepet korban dan menganiaya dengan cara memukul kepada Bripda Yoga yang sedang berdinas. Peristiwa ini menjadi viral karena berada di depan umum dan terekam video. (sym)

(Mufrod)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya