Yoga mengatakan, dirinya hanya melewati tentara itu lalu ditabrak dari belakang. Dia juga tidak menegur meskipun tak pakai spion dan helm. Yoga tidak menegur karena menghargai sesama anggota keamanan dan juga seniornya.
"Saya seharusnya menegur tapi saya juga saling menghargai karena sesama anggota. Apalagi TNI yang harus dihormati karena sudah bela negara dan juga senior saya. Lebih baik tidak daripada bermasalah, bukannya takut secara pribadi. Lebih baik saya menjauhi," ungkapnya.
Akan tetapi, oknum itu malah datang dan sempat juga mengancam dengan senjata tajam. Yoga mengatakan tentara itu akan mengambil sangkur di dalam jok motor, namun tidak jadi.
Selama ini menurut pengalamannya dalam menindak anggota pihaknya berbicara dengan baik. Polisi mengingatkan besok harus pakai helm dan spion dan biasanya anggota TNI mengerti. "Yang kayak ini baru sekali ini," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )