"Ini kan dengan kesadaran sendiri Kang Mulyadi datang bertemu kita, untuk berdiskusi dengan kita, dan ini saya serahkan ke Kang Mulyadi apa yang akan beliau lakukan untuk selanjutnya," kata Ade.
Dijelaskannya, dalam pertemuan itu memang didapat kesepahaman di antara semua partai. Semuanya ingin mencetak pemimpin terbaik untuk Jawa Barat. Selain itu, semuanya juga menginginkan situasi yang kondusif di Jawa Barat selama rangkaian pilgub berlangsung.
Tapi, soal koalisi, hal itu belum dipastikan secara resmi meski sinyal ke arah sana sudah ada, khususnya dengan partai lain di luar Gerindra. PPP bersama empat partai lain memilih menyiapkan 'perahu' sebelum berlayar dengan penumpang.
"Jadi kita buat kendaraannya dulu. Kendaraan itu mudah-mudahan jadi kendaraan besar, lalu kita cari penumpang (kandidat yang pas untuk diusung). Bukan penumpang yang nunjuk begitu saja kendaraan," jelas Ade.
Sementara Mulyadi menyebut kehadirannya sebagai bagian dari silaturahmi. Apalagi, pada 2018 mendatang bukan hanya pilgub yang akan digelar. Tapi, ada pilkada serentak yang digelar di 16 kabupaten/kota se-Jawa Barat.