JAKARTA – Konflik berkepanjangan antara pemerintah Myanmar dan Rohingya di Negara Bagian Rakhine terus berlanjut. Padahal dari catatan sejarah, etnis Rohinya diketahui merupakan penduduk awal sebelum orang-orang Burma.
Pengamat Internasional, Arya Sandhiyudha mengatakan para warga Rohingya mulai berdatangan ke Rakhine, sejak abad ke 7 masehi hingga tahun 1785. Saat awal memasuki Arakan, Rohingya merupakan kelompok mayoritas dibandingkan etnis atau suku yang lain.
"Jadi jika ditanya dari mana mereka berasal, memang dari Rakhine," kata Arya dalam Diskusi Redbons dengan tema “Bencana Kemanusiaan Rohingya & Solidaritas Muslim ASEAN di Kantor Redaksi Okezone, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis 7 September 2017.
(Baca Juga: Waduh! GP Ansor Sebut Konflik Etnis Rohingya Akibat Adanya Blok Migas di Rakhine)
Namun setelahnya, sejak 1785 hingga 1825, giliran orang-orang Burma memasuki Myanmar. Dengan jumlah yang banyak, masa itu pula dimulai penyingkiran terhadap etnis Rohingya oleh penduduk Burma. Padahal kata Arya, Rohingya yang lebih awal menduduki Myanmar.