Belasan Tahun Berlalu, Ribuan Warga AS Diprediksi Akan Berkumpul Peringati Serangan Teroris 9/11

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis
Senin 11 September 2017 15:14 WIB
Serangan teroris 9/11 di Amerika Serikat. (Foto: Getty Images)
Share :

WASHINGTON - Hanya dalam hitungan jam, warga negara Amerika Serikat (AS) akan segera memperingati salah satu tragedi besar yang mengguncang dunia. Serangan tersebut tak lain adalah serangan yang terjadi di gedung menara kembar World Trade Center (WTC), Pentagon dan area di Pennsylvania pada 11 September 2001.

Hari peringatan tragedi paling mematikan di tanah Negeri Paman Sam itu akan berlangsung di saat sebagian warga tengah berperang melawan terjangan 2 badai dahsyat. Sebagaimana diketahui, sebagian wilayah AS tengah dilanda 2 badai mengerikan yakni Badai Harvey dan Badai Irma.

Kini setelah 16 tahun berlalu, diperkirakan ribuan warga AS akan berkumpul untuk menghadiri jalannya upacara peringatan. Upacara yang memang digelar setiap tahun telah menjadi tradisi di sana. Meski rutin digelar, upacara selalu berlangsung dengan khidmat. Upacara akan diisi dengan pembacaan nama-nama korban dan kemudian disusul dengan suara lonceng yang berdentang. Lalu, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga.

Tentunya, peringatan ini tak akan dilewatkan oleh para keluarga korban yang tentunya ingin selalu mengenang anggota keluarga mereka yang telah tiada. Dan tak jarang dari mereka akan memberi pesan khusus ataupunmengucapkan terima kasih.

"Terima kasih New York, karena terus dan selalu memberi penghormatan kepada korban 9/11 dan mereka mendapat hak istimewa untuk dibacakan namanya," ungkap salah satu keluarga korban, Judy Bram Murphy yang kehilangan suaminya, Brian Joseph Murphy,pada peringatan tahun lalu.

Hampir 3.000 orang tewas ketika sebuah pesawat yang dibajak menghantam gedung yang menjadi pusat perdagangan. Tragedi ini menyadarkan Amerika tentang ancaman terorisme global secara nyata. Warga AS biasanya akan berkumpul di monumen khusus bagi para korban di menara baru WTC yang dikelilingi gedung-gedung tinggi di Kota New York.

Diwartakan Abc News, Senin (11/9/2017), sebagai orang asli New York, Donald Trump akan memperingati tragedi mengerikan itu sebagai seorang presiden untuk yang pertama kalinya. Gedung Putih melaporkan orang nomor 1 di AS itu akan menghadiri upacara dengan ditemani sang istri, Melania Trump.

Menara baru WTC sekaligus lokasi peringatan tragedi 9/11. (Foto: AP)

Upacara juga akan dihadiri sejumlah pejabat tinggi lainnya seperti Menteri Pertahanan Jim Mattis dan Kepala Staf Gabungan Jenderal Joseph Dunford. Kemudian Wakil Presiden Mike Pence dan Menteri Dalam Negeri Zinke dijadwalkan menyampaikan pidato di Memorial Nasional Penerbangan 93 di dekat Shanksville.

Presiden Trump kerap mengemukakan kenangannya tentang peristiwa 9/11. Ia kerap menyoroti ketangguhan dan keberanian para korban. Hingga detik ini, proses pemulihan dan pembangunan kembali masih berlangsung. Tiga dari 4 menara rencananya akan dibuka pada tahun depan, tepat di samping reruntuhan menara bagian selatan yang hancur. Selain itu, sebuah lapangan kecil di plaza dan sebuah jalan setapak rencananya akan dipersembahkan sebagai area monumen penghormatan bagi para petugas penyelamat.

(Rufki Ade Vinanda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya