Belasan Tahun Berlalu, Ribuan Warga AS Diprediksi Akan Berkumpul Peringati Serangan Teroris 9/11

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis
Senin 11 September 2017 15:14 WIB
Serangan teroris 9/11 di Amerika Serikat. (Foto: Getty Images)
Share :

Hampir 3.000 orang tewas ketika sebuah pesawat yang dibajak menghantam gedung yang menjadi pusat perdagangan. Tragedi ini menyadarkan Amerika tentang ancaman terorisme global secara nyata. Warga AS biasanya akan berkumpul di monumen khusus bagi para korban di menara baru WTC yang dikelilingi gedung-gedung tinggi di Kota New York.

Diwartakan Abc News, Senin (11/9/2017), sebagai orang asli New York, Donald Trump akan memperingati tragedi mengerikan itu sebagai seorang presiden untuk yang pertama kalinya. Gedung Putih melaporkan orang nomor 1 di AS itu akan menghadiri upacara dengan ditemani sang istri, Melania Trump.

Menara baru WTC sekaligus lokasi peringatan tragedi 9/11. (Foto: AP)

Upacara juga akan dihadiri sejumlah pejabat tinggi lainnya seperti Menteri Pertahanan Jim Mattis dan Kepala Staf Gabungan Jenderal Joseph Dunford. Kemudian Wakil Presiden Mike Pence dan Menteri Dalam Negeri Zinke dijadwalkan menyampaikan pidato di Memorial Nasional Penerbangan 93 di dekat Shanksville.

Presiden Trump kerap mengemukakan kenangannya tentang peristiwa 9/11. Ia kerap menyoroti ketangguhan dan keberanian para korban. Hingga detik ini, proses pemulihan dan pembangunan kembali masih berlangsung. Tiga dari 4 menara rencananya akan dibuka pada tahun depan, tepat di samping reruntuhan menara bagian selatan yang hancur. Selain itu, sebuah lapangan kecil di plaza dan sebuah jalan setapak rencananya akan dipersembahkan sebagai area monumen penghormatan bagi para petugas penyelamat.

(Rufki Ade Vinanda)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya