"Pasien ini ketika masuk langsung kita tangani di ruang khusus, kemudian dokter IGD langsung melakukan pengecekan, terapi lalu langsung menolong. Lanjut ke ruang resus, tidak ada biaya yang kita tarifkan selama di IGD," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, Tiara Debora merupakan warga Kecamatan Benda, Kota Tangerang mengalami sesak nafas dan dilarikan ke RS Mitra Keluarga pada 3 September 2017 pukul 03.40 WIB. Namun nyawanya tak tertolong sesaat sebelum Debora dirujuk k RS yang bekerjasama dengan BPJS Pemerintah.
Namun pihak RS Mitra Keluarga justru menawarkan keluarga Debora agar mencari rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS. Setelah mendapatkan RS Koja sebagai rujukan kondisi Debora tiba-tiba memburuk nyawanya pun tidak tertolong di RS Mitra Keluarga.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan RI Nila F Moeloek mengeluarkan pernyataan resminya mewakili pemerintah, terkait kematian bayi Debora yang diduga akibat ditelantarkan Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres.
Dalam pernyataan resminya, Kemenkes merasa sangat prihatin dengan adanya kejadian ini. Selain itu, Kemenkes, mewakili pemerintah juga turut berduka cita atas musibah yang menimpa korban.