Komda KIPI DIY: Siswi SMP di Bantul Tewas Bukan karena Imunisasi Rubella, tetapi...

Prabowo, Jurnalis
Kamis 14 September 2017 22:55 WIB
Ilustrasi (Okezone)
Share :

BANTUL - Ketua Komite Daerah Pengkajian Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komda KIPI) Daerah Istimewa Yogyakarta, Mei Neni Sitaresmi menegaskan, kematian Nana Puspita (14), siswi SMP N 3 Kasihan Bantul, pada Jumat, 8 September 2017 lalu, bukan karena pemberian vaksin Measles Rubella (MR). Namun, karena penyakit leukimia akut lain yang diderita almarhum.

Pihaknya sudah mencari data dari pihak rumah sakit dimana siswi itu dirawat. Dari pemeriksaan, dokter di RS Bethesda Yogyakarta memberi data lengkap tentang pasien yang dimaksud.

"Dianogsis dokter yang menangani, mengarah pada penyakit leukimia akut yang timbul secara mendadak," katanya dalam keterangan pers 'Evaluasi Imunisasi MR' di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Kamis (14/9/2017).

Kata Mei Neni, meninggalnya siswi itu bukan karena pemberian imunisasi MR di sekolah. Petugas kesehatan dsfi Puskesmas yang melakukan imunisasi sudah mendapat pembekalan dan melakukan tugasnya sesuai prosedur yang benar. Termasuk memeriksa siswa sebelum diberi imunisasi bagi yang menderita sakit.

Ia menjelaskan, terdapat delapan petugas kesehatan dan satu dokter yang terjun ke SMP N 3 Kasihan saat imunisasi itu. Dari 390 siswa, terdapat tiga siswa yang mengaku sedang tidak enak badan alias sakit.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya