Kapolsek Rumpin, Kompol Sudin Simangunsong mengatakan, kejadian berawal saat korban bersama dua teman sekolahnya janjian dengan pelajar dari sekolah lain di Lapangan Leuwihalang untuk berkelahi ala 'gladiator' 3 lawan 3 menggunakan senjata tajam pada Jumat 24 November 2017 sore.
Saat pertarungan, korban mengalami luka sabetan di pinggang belakang, pinggul, lengan dan pergelangan tangan kanan. Mengetahui hal tersebut, teman korban langsung membawanya ke Puskesmas Rumpin. Namun nyawa korban tidak tertolong dan meninggal di puskesmas karena kehabisan darah.
Polisi yang datang ke lokasi kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan, polisi mengamankan satu pelajar berinisial DM yang diduga melakukan pembacokan terhadap korban.
(Risna Nur Rahayu)