JAKARTA - Kawanan perampok sadis menyatroni rumah milik Grace di kawasan Perumahan Villa Kedoya Nomor F2, Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Tak hanya menggasak harta korban, pelaku juga menyekap dua penghuni rumah.
Pemilik rumah, Grace mengatakan, kejadian perampokan tersebut terjadi saat dirinya dan beberapa anggota keluarga tengah beribadah di kawasan Glodok, pada Minggu 3 Desember 2017.
"Perampokan terjadi, saat saya, suami dan anak lagi beribadah ke gereja dan hanya menantu bersama cucu di rumah. Kira-kira kejadiannya jam 10.00 WIB," ujar Grace kepada wartawan di kawasan Perumahan Villa Kedoya Nomor F2, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (4/12/2017).
(Baca Juga: Terlilit Utang, Eks Tukang Ojek Rampok Sopir Taksi Online)
Dirinya baru mengetahui adanya perampokan ketika menantunya bernama Steven menghubungi bahwa rumahnya disatroni kawanan perampok. "Menantu saya menelefon saya bilang kalau dia sama cucu saya disekap di kamar oleh perampok," tutur Grace.
Sementara Steven, korban penyekapan mengatakan, dirinya tidak merasakan adanya tanda-tanda kawanan perampok itu masuk ke dalam rumah mertuanya. Tapi, terdengar suara pintu yang seolah-olah didobrak. Saat mencari sumber suara tersebut, salah satu dari dua anggota perampok langsung menodongkan senjata api ke arah kepalanya.
"Ada dua orang, satu paket jaket merah, satu pakai jaket hitam dan keduanya menggunakan helm," jelas Steven.
Ponsel, laptop dan satu berankas yang berisi perhiasan dan uang yang diperkirakan senilai ratusan juta berhasil di gasak kawanan rampok tersebut. "Dan kami sudah melaporkan kejadian ini ke kepolisian terdekat," pungkasnya.
(Baca Juga: Kantor BPJS Disatroni Garong)
(Arief Setyadi )