Setelah didata dan diberi pembinaan, cabe-cabean ini diminta untuk menghubungi orang tua masing-masing. “Karena orang tua mereka kebanyakan tinggal di pedalaman yang susah sinyal, jadi tidak bisa dihubungi. Kita hanya bisa menghubungi keluarga terdekat dan pemilik kos di mana beberapa dari mereka ini tinggal,” ucapnya
(Baca juga: Kelakuan Kids Zaman Now, Bocah Naik Motor Bonceng 3 ala Cabe-cabean)
Lalu, mereka disuruh membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa dan tidak lagi berada di tempat yang tidak semestinya karena masih di bawah umur dan pelajar. Setelah itu, sekitar pukul 01.00 WIB, mereka dipulangkan dan diantar langsung ke tempat masing-masing di Kota Bengkayang.
“Meski berjauhan dengan anak-anaknya yang sedang sekolah, orang tua harus mengontrol. Harapan kita, agar orang tua senantiasa rutin mengawasi dan mengecek pergaulan anaknya, agar tidak sebebasnya dan terjerumus,” pinta Paino.
(Qur'anul Hidayat)