Nozomi 34 ditarik pelayanan pada Senin, pukul 5 sore setelah ditemukan retakan dan kebocoran minyak. Badan Keselamatan Transportasi Jepang menyebutnya sebagai sebuah insiden serius karena retakan sebesar sekira 10 sentimeter itu dapat mengakibatkan insiden maut anjloknya kereta dalam kecepatan tinggi.
Perusahaan JR Pusat berada dalam sorotan karena beberapa insiden yang terjadi baru-baru ini.
Pada Rabu, 13 Desember, kereta shinkansen Kodama 684 yang melayani rute Nagoya-Tokyo berangkat dari stasiun tanpa membuka pintu terlebih dahulu untuk para penumpangnya yang menunggu. Kereta itu terpaksa mundur sejauh 20 meter setelah menerima peringatan dari kepala stasiun.
JR Pusat juga mendapat sorotan karena salah satu karyawannya diduga telah membocorkan informasi selama proses tender sebuah proyek pembuatan pintu keluar darurat di Nagoya untuk jalur maglev (pengikat levitasi) yang baru.
(Rahman Asmardika)