(Baca Juga: Pamit ke Orangtua Belajar Mengaji, Pelajar Ini Malah Ikut Tawuran)
Ahmad mengungkapkan, penyebab rencana tawuran itu berawal ketika tersangka MZ menyebarkan informasi melalui telefon selular sehingga sejumlah pemuda berkumpul merencanakan tawuran.
Menurut Ahmad, penyidik akan menghubungi orangtua tersangka, P2TP2A, serta pihak sekolah untuk kepentingan pendampingan dan penyidikan.
Penyidik kepolisian juga akan memeriksa urine para pemuda tersebut untuk memastikan indikasi penggunaan narkoba dan minuman keras.
(Arief Setyadi )