Sementara itu, dari jumlah kasus kejahatan pada tahun ini, Polri bisa menyelesaikan kasus sebanyak 181.448 kejahatan. Hasil ini menurun dibandingkan tahun lalu, pasalnya di tahun 2016 aparat kepolisian berhasil menyelesaikan kasus kejahatan sebanyak 229.120.
"Hasil tahun ini setidaknya turun 21 persen. Sebetulnya yang bagus penyelesaianan angka kejahatan turun penyelesaian naik yang bagus demikian. Tapi misalnya angka penyelesaian perkara turun asal persentase tak siginifikan kami melihat ini relatif cukup baik," papar Tito.
Meskipun begitu, Tito merasa bersyukur dari menurunya hasil kejahatan yang terjadi di Indonesia. "Ini kami bersyukur mudah-mudahan karena memang turun bukan karena orang tak melapor," tutup Tito.
(Awaludin)