Kapolri Sebut Kejahatan Siber Meningkat di Tahun 2017

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Jum'at 29 Desember 2017 13:34 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (foto: Antara)
Share :

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut bahwa kasus kejahatan di dunia Siber atau Cyber Crime meningkat dibandingkan pada tahun 2016. Setidaknya, tahun 2017 ini mengalami peningkatan sebanyak tiga persen.

Hal tersebut disampaikan Tito saat memaparkan hasil kinerja Kepolisian Republik Indonesia selama tahun 2017 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (29/12/2017).

Dalam data yang disajikan, di tahun 2016 tercatat ada 4.931 kasus yang ditangani Polri. Sedangkan tahun ini, aparat menangani Cyber Crime sebanyak 5.061 kasus.

"Tahun ini angka kejahatan transnasional untuk Cyber Crime mengalami peningkatan," ujar Tito.

 (Baca juga: Kapolri Klaim Jumlah Kejahatan di 2017 Turun hingga 23%)

Tito menuturkan, Kepolisian Republik Indonesia di bawah kepemimpinannya juga sangat mewaspadai kejahatan di dunia Siber. Oleh sebab itu, Tito membentuk Direktorat Siber Bareskrim Polri.

"Bentuk Direktorat Siber saya perkuat, kami paham bahwa, masalah hoax penggunaan dunia Siber sangat bebas ini ganggu kerawanan, karena kebebasan bisa jadi berbahaya," kata Tito.

 (Baca juga: Selama 2017, Polisi Tembak Mati 55 Pelaku Kejahatan Narkoba)

Tito menyatakan bahwa Direktorat Siber Bareskrim Polri dijabat oleh seorang polisi jenderal bintang satu atau Brigadir Jenderal (Brigjen). Dia berharap dengan adanya itu bisa menekan angka kejahatan di dunia maya.

"Ada beberapa di dalam buku literatur nanti beberapa tahun belakang opini publik lebih berpengaruh dari medsos dibandingkan media konvensional," tutup Tito.

 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya