"Memo Cole, seperti yang ditafsirkan, menciptakan sebuah pelabuhan yang aman bagi industri ganja untuk beroperasi di negara-negara ini, dan saya pikir ada keyakinan bahwa hal itu tidak sesuai dengan apa yang dikatakan undang-undang federal," kata pejabat Departemen Kehakiman, yang memberi penjelasan kepada wartawan dengan syarat tidak disebut namanya.
"Ganja masih melawan hukum federal," tambah pejabat tersebut, seperti dilansir Antara, Jumat (5/1/2018).
Di bawah kebijakan baru tersebut, yang diuraikan dalam memo satu halaman oleh Sessions, jaksa federal di seluruh negeri akan memiliki keleluasaan untuk menerapkan larangan federal terhadap ganja di distrik mereka sendiri.
Perubahan di bawah pemerintahan Presiden Partai Republik Donald Trump terjadi hanya beberapa hari setelah California secara resmi meluncurkan pasar komersial terbesar untuk ganja rekreasi.
Terjadi lonjakan pengesahan pemakaian ganja di negara bagian Amerika Serikat dalam beberapa tahun belakangan. Selain California, negara bagian lain mengizinkan penjualan ganja, yang diatur untuk penggunaan hiburan, meliputi Colorado, Washington, Oregon, Alaska dan Nevada. Massachusetts dan Maine akan menyusul pada akhir tahun ini.
(Rifa Nadia Nurfuadah)