MEDAN – Kapal penangkap ikan KM Mega Top III asal Kota Sibolga hilang kontak sejak Rabu 3 Januari 2018. Sebanyak 29 orang yang terdiri dari 28 anak buah kapal (ABK) ditambah 1 tekong hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Wali Kota Sibolga Syarfi mengatakan, Basarnas Sibolga telah menerjunkan KN SAR Nakula untuk melakukan pencarian di kawasan Perairan Lahewa, Kabupaten Nias Selatan, Kepulauan Nias, Sumatera Utara.
"Sudah 13 hari hilang. Hingga kini belum menemukan jejak kapal nahas itu. Diperlukan bantuan yang canggih. Tapi ini bukan kapal saja, juga armada udara," katanya, Selasa (16/1/2018).
(Baca: Hilang Kontak, Tim SAR Terus Cari Keberadaan KM Fungka Permata III)