JAKARTA - Perjalanan KRL rute Tanahabang-Rangkas Bitung mengalami hambatan hingga menyebabkan ratusan penumpang terlantar di tiap stasiun. Hal tersebut lantaran adanya kecelakaan lalu lintas tak jaih dari Stasiun Parung Panjang.
Dari informasi yang dihimpun Okezone, sekira pukul 19.00 WIB terjadi tabrakan antara KRL dengan sebuah mobil losbak berjarak 1 kilometer dari Stasiun Parung Panjang. Akibatnya, jalur kereta pun terhambat.
"Iya ada mobil losbak tabrakan masuk kolong gerbong KRL. Sekarang masih proses evakuasi dikeluarin dari kolong KRL," ujar security Stasiun Parung Panjang, Angga Setiawan kepada Okezone, Kamis (29/3/2018).
(Penumpang menunggu KRL diberangkatkan di Stasiun Parung Panjang, Kamis (29/3/2018). Foto: Chyntia Sami Bhayangkara/Okezone)
Akibat kecelakaan tersebut, jalur KRL pun terhambat tidak dapat dilalui. KRL dari rute Tanahabang-Rangkas Bitung maupun sebaliknya tertahan di stasiun.
Sementara itu, Aryo (27) salah seorang penumpang mengaku ia telah menghabiskan waktu 2 jam menunggu kereta tiba di tujuan.
"Saya tadi berangkat dari Tanah Abang jam 18.30 WIB, harusnya jam 19.30 WIB itu sudah sampai di Stasiun Daru, tapi sampai sekarang malah masih di Parung. Saya ketahan di Stasiun Parung udah sejam," ungkapnya kesal.
(Kondisi di KRL imbas kecelakaan mobil di sekitar Stasiun Parung Panjang, Kamis (29/3/2018). Foto: Chyntia Sami Bhayangkara/Okezone)
Berdasarkan pantauan Okezone di Stasiun Parung Panjang, tampak ratusan orang terlantar di peron stasiun. Mereka menunggu kereta untuk diberangkatkan.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari akun Twitter PT KAI Commuter Indonesia (KCI), saat ini mobil yang mengalami kecelakaan itu sudah dievakuasi.
“#InfoLintas Saat ini mobil sudah dapat di evakuasi. Untuk KA masih dalam penguraian pergantian masuk dan keluar Stasiun,” tulis @CommuterLine.