Cerita Kapten Kapal Penyapu Ranjau Swiss Selama Ekspedisi Keliling Dunia

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Rabu 04 April 2018 14:18 WIB
Kapten kapal Fleur de Passion, Pere Valerta Taltavull, mengaku cukup sulit mengorganisasi para kru selama di lautan (Foto: Wikanto Arungbudoyo/Okezone)
Share :

JAKARTA – Punya pengalaman berlayar di hampir sepanjang hidupnya, membuat Pere Valera Taltavull, tidak ragu untuk ambil bagian dalam misi pelayaran Fleur de Passion keliling dunia. Pria asal Minorca, Spanyol, itu mengaku cukup beruntung sebagai pelaut dapat ambil bagian dalam napak tilas 500 tahun ekspedisi Ferdinand Magellan.

“Hidup di atas kapal tentu berbeda dengan daratan. Kami harus mempersiapkan semuanya, makanan, air, satelit komunikasi, laptop, dan semacamnya. Kami beruntung kapal ini dilengkapi teknologi cukup canggih, tetapi kami memilih berlayar secara tradisional,” ujar Pere di atas Kapal Fleur de Passion yang singgah di Jakarta, Rabu (4/4/2018).

“Cukup sulit untuk mengatur hidup di atas kapal. Ini tugas berat, tidak hanya buat kapten tetapi juga kru yang lain,” imbuh pria berusia 50 tahun itu.

BACA JUGA: Keliling Dunia, Kapal Penyapu Ranjau Swiss Singgah di Jakarta

Pere Valera mengakui bahwa semuanya sudah cukup mudah sekarang. Tetapi, kru kapal memilih untuk melakukan pelayaran secara tradisional, seperti navigasi dengan membaca bintang.

Fleur de Passion berlayar atas prakarsa Yayasan Pacifique Foundation. Wakil Presiden Pacifique Foundation, Samuel Gardaz menuturkan, pendanaan dilakukan oleh pihak-pihak swasta lewat mekanisme program edukasi. Meski demikian, pemerintah Swiss pun turut membantu lewat program yang sama. Kru Fleur de Passion juga membuka kesempatan bagi penumpang reguler.

“Kita juga membawa penumpang. Siapa saja yang mau ikut silakan, tetapi harus bayar. Kita bisa saja mempersilakan mereka ikut dengan gratis, tetapi kita butuh biaya. Tentu harganya cukup terjangkau,” ucap Samuel Gardaz.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya