Curiga Ada Rekayasa, Rusia Minta OPCW Selidiki Serangan Senjata Kimia di Douma

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 10 April 2018 12:01 WIB
Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia. (Foto: Reuters)
Share :

Lebih lanjut, diplomat berusia 56 tahun itu mempertanyakan bukti dari kelompok White Helmets yang menurutnya mencurigakan. Nebenzia mengatakan, terlihat aneh bahwa sebuah bom dapat menghantam atap gedung dan kemudian jatuh di atas tempat tidur kayu tanpa merusaknya.

Sementara itu, militer Rusia menyatakan tidak menemukan adanya jejak senjata kimia setelah melakukan penyelidikan di bagian Kota Douma yang diduga diserang dengan senjata klorin yang mematikan. Kementerian Pertahanan Rusia menuduh White Helmets telah memalsukan foto-foto korban serangan senjata kimia yang mereka posting.

"Semua fakta ini menunjukkan bahwa tidak ada senjata kimia yang digunakan di Kota Douma, seperti yang diklaim oleh White Helmets," demikian pernyataan dari Pusat Rekonsiliasi Rusia.

BACA JUGA: Trump: Rusia Harus Bayar Mahal atas Serangan Kimia di Suriah

"Semua tuduhan yang dibawa oleh White Helmets, serta foto mereka yang diduga menunjukkan korban serangan kimia, tidak lebih dari sebuah berita palsu dan upaya untuk mengganggu gencatan senjata."

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya