Tidak hanya itu, polisi juga sedikit sekali kantongi bukti petunjuk yang mengarah pada identitas pelaku, pelaku sangat minim meninggalkan jejak, bukti-bukti maupun keterangan saksi juga tidak ada yang signifikan mengarah kepada pelaku.
Namun begitu, bukan berarti polisi tidak mungkin menangkap pelaku, tentu penyidik memiliki teknis tertentu dalam mengungkap tindak kejahatan. Kata Indra, pihaknya masih akan terus mencari saksi di sekitaran lokasi untuk segera dimintai keterangannya.
"Kita kan baru 6 saksi kita periksa, ini akan nambah terus nih. Insya Allah mudah-mudahan seizin Allah SWT ini bisa terungkap," pungkasnya.
Seperti diketahui, peristiwa pembunuhan sadis terhadap Hunaedi terjadi pada Kamis malam, sekira pukul 18.00 WIB di kompleks TNI AL RT 07 RW 06 Jalan Kayu Manis, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Saat itu korban sedang membaca Alquran, kemudian ada pria memanggil dibalik pintu rumah.
Setelah ditemui, tiba-tiba pelaku langsung membantai korban menggunakan senjata tajam hingga tersungkur dan meninggal dunia. Sementara sang istri yang kebetulan juga berada dalam rumah tersebut langsung lari lewat pintu belakang berteriak meminta tolong kepada warga sekitar lokasi kejadian.
(Mufrod)