Hingga kini, korban masih dilanda kecemasan atas pelaporannya ke polisi soal penganiayaan itu. Mengingat, hal demikian dianggapnya dapat memicu kembali amarah sang dosen.
Pihak Unpam sendiri, telah membenarkan kejadian yang dialami salah satu mahasiswanya itu. Saat dikonfirmasi, Kepala Prodi Teknik Elektro, Saeful Bakhri, menyatakan bahwa perkara itu telah diselesaikan secara kekeluargaan.
"Ya hanya sebatas minta maaf, sudah saling memaafkan," terang Saeful.
(Awaludin)