KUALA LUMPUR – Mahathir Mohamad akan diambil sumpahnya sebagai perdana menteri Malaysia, sekaligus menjadi pemimpin negara yang dipilih rakyat tertua di dunia pada Kamis, 10 Mei setelah kemenangan kubu oposisi dalam pemilihan umum Malaysia kemarin. Kemenangan oposisi itu mengakhiri dominasi aliansi Barisan Nasional dalam perpolitikan Malaysia yang telah berkuasa selama enam dekade.
Reuters, Kamis (10/5/2018) mewartakan, Kelompok oposisi Pakatan Harapan yang dipimpin oleh Mahathir Mohamad meraih kemenangan telak atas aliansi Barisan Nasional pimpinan Najib Razak. Hasil resmi pemilihan umum menunjukkan Pakatan Harapan mendapatkan 113 dari 222 kursi di parlemen, sementara Barisan Nasional yang dipimpin Najib Razak hanya mampu menguasai 79 kursi.
BACA JUGA: Empat Keunikan Pemilihan Umum Malaysia
Mahathir tampak gembira saat muncul dalam konferensi pers untuk mengumumkan kemenangannya, sementara Najib Razak sama sekali belum muncul sejak hasil resmi pemungutan suara diumumkan.
Raja Malaysia akan menandatangani surat penunjukan Mahathir sebagai perdana menteri dalam upacara yang digelar di Istana Kerajaan di Kuala Lumpur hari ini.