JAKARTA - Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar menjelaskan, jihad berasal dari kata "jahada" yang memiliki arti "bersungguh-sungguh". Sebab itu, seharusnya perbuatan jihad bukan untuk mematikan melainkan untuk menghidupkan orang lain.
"Jadi jihad itu sesungguhnya bukan untuk mematikan orang tapi jihad untuk menghidupkan orang. Ya menghidupkan jiwa-jiwa yang kering, menghidupkan perekonomian yang lemah," kata Nasaruddin, Kamis (17/5/2018).
(Baca Juga: Langkah Presiden Hidupkan Koopssusgab Dinilai Tepat dan Sesuai Undang-Undang)
Menurut dia, perbuatan jihad seperti menghidupkan para fakir miskin supaya bersemangat dalam menyongsong kehidupan. Jihad, lanjut dia, merupakan perbuatan atau tindakan yang mampu menghidupkan optimisme masyarakat.