"Jadi bukan menciptakan kengerian, ketakutan, kecemasan. Itu bertolak belakang dengan jihad itu sendiri," jelasnya.
Nasaruddin berharap, bulan Ramadan 1439 Hijriah mampu membangkitkan kembali semangat jihad sesuai dalam pengertiannya untuk memberikan penghidupan. Sebab, Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan.
"Jadi Ramadhan ini semoga membangkitkan semangat jihad dalam pengertian ibadah individu, ibadah keluarga, ibadah sosial bahkan sampai ibadah kosmopolitan. Semua bisa menikmati dampak positifnya Ramadan. Bukan saja umat Islam tapi semuanya," tandasnya.
(Baca juga: Meski Aman, Polisi Tetap Antisipasi Bangkitnya Sel-Sel Kelompok JAD di Sulsel)
(Fiddy Anggriawan )