Jelang KTT Bersejarah, Kim Jong-un dan Donald Trump Tatap Muka dengan PM Singapura

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 11 Juni 2018 10:14 WIB
PM Singapura, Lee Hsien Long bertemu dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. (Foto: Facebook)
Share :

SINGAPURA – Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong menggelar pertemuan terpisah dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un menjelang pertemuan tingkat tinggi (KTT) bersejarah antara Kim dengan Trump, 12 Juni besok.

PM Lee bertemu dengan Kim Jong-un pada Minggu sementara pertemuannya dengan Trump akan dilangsungkan pada Senin.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Istana negara, Kim Jong-un secara langsung menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada PM Lee. Dia juga menyatakan harapan KTT ini akan berlangsung dengan sukses.

BACA JUGA: Pertemuan Kim & Trump, Singapura Anggarkan Rp210 Miliar

"Seluruh dunia sedang fokus pada pertemuan bersejarah antara Korea Utara dan Amerika Serikat, dan karena upaya tulus Anda ... kami dapat menyelesaikan persiapan untuk pertemuan bersejarah, dan saya ingin mengucapkan terima kasih untuk itu," kata Kim kepada PM Lee sebagaimana dilansir Channel News Asia, Senin (11/6/2018).

Pertemuan pemimpin Singapura dan Korea Utara itu digelar kurang dari empat jam setelah Kim mendarat di Bandara Changi pada Minggu. Selain isu mengenai perkembangan di Semenanjung Korea, PM Lee juga membahas mengenai hubungan Singapura dan Korea Utara serta memuji keputusan Trump dan Kim Jong-un untuk melakukan pertemuan.

BACA JUGA: Fakta Pertemuan Kim-Trump di Singapura, Nomor 4 Bikin 'Nelen Ludah'

Presiden Trump dan Kim Jong-un dijadwalkan bertemu di Hotel Capella, Pulau Sentosa pada Selasa 12 Juni mulai pukul 9 waktu setempat. Mereka diyakini akan membahas sejumlah isu mulai dari denuklirisasi, perdamaian di Semenanjung Korea, upaya mengakhiri Perang Korea sampai masalah hak asasi manusia di Korea Utara.

Pihak berwenang Singapura telah menetapkan daerah Tanglin dan Sentosa sebagai wilayah khusus dan membatasi wilayah udaranya demi kepentingan pertemuan bersejarah ini. Peristiwa ini adalah pertama kalinya seorang Presiden Amerika Serikat yang menjabat bertemu dengan Pemimpin Korea Utara.

 

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya