Penyerangan Polsek Pelepat Buntut Konflik Sesama Warga Suku Anak Dalam

Abimayu, Jurnalis
Rabu 20 Juni 2018 08:48 WIB
Kaca jendela Polsek Perapat yang pecah akibat dirusak Suku Anak Dalam dari Pasir Putih, Jambi. Foto/Ist
Share :

BUNGO – Kapolres Bungo, AKBP Januario Jose Morais, penyerangan Polsek Pelepat oleh Warga Suku Anak Dalam pada Selasa, (19/6/2018) malam dipicu konflik antara kelompok Suku Anak Dalam dari Pasir Putih Bungo dengan kelompok Suku Anak Dalam (SAD) dari Merangin, yang terjadi dua bulan lalu.

Awalnya, kata Jose, warga dari Pasir Putih menanyakan denda adat yang belum dibayarkan oleh warga Merangin. Denda tersebut bermula saat suku dari Merangin bertamu ke Pasir Putih.

Saat bertamu itu ada kata-kata dari Suku Anak Dalam Merangin yang menyinggung warga Pasir Putih.

Sebelumnya terjadi kesepakatan antara kedua kelompok, yang sepakat kelompok Suku Anak Dalam Merangin harus membayar denda Rp10 juta bila melanggar perjanjian.

 

Apabila ada denda tidak dibayar, harga harus dibayar menjadi Rp40 juta. Namun kelompok Merangin belum juga memenuhi. Sehingga kelompok dari Pasir Putih berencana menyerang kelompok Merangin.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya