“Kabel listrik tidak boleh beli yang cepat panas. Ini PLN nanti harus rutin melakukan pengecekan ke rumah pelanggan,” katanya.
Selain itu, desain rumah menurut mantan Bupati Purwakarta tersebut mempengaruhi temperatur rumah. Suhu ruangan itu, kata dia, turut menjadi faktor pemicu panas tidaknya kabel listrik.
“Kalau orang Sunda mah kan rumahnya ada ‘para’. Ada jarak antara langit-langit dengan genting. Jaraknya juga cukup lebar. Jadi, suhunya relatif terjaga,” ucap dia.
(Khafid Mardiyansyah)