Media Jepang melaporkan, sekira 12.700 warga tidak mendapatkan pasokan listrik, sementara puluhan ribu lainnya terputus dari suplai air pada Senin.
Reuters, Senin (9/7/2018) mewartakan, jumlah korban jiwa akibat hujan dilaporkan telah mencapai sedikitnya 94 orang, sementara jutaan orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka yang tergenang air. Ini merupakan jumlah korban jiwa tertinggi kedua sejak 98 orang meninggal dunia akibat bencana topan pada 2004.Sedikitnya 58 orang lain masih dilaporkan hilang.
BACA JUGA: 48 Jiwa Tewas dan 47 Hilang Akibat Banjir dan Longsor di Jepang
Meski perintah evakuasi tidak lagi diumumkan, pejabat departemen penanggulangan bencana mengatakan bahwa sekira dua juta orang masih diminta untuk menjauhi rumah mereka.
Pusat manajemen darurat telah dibentuk di kantor perdana menteri, dengan sekira 54.000 anggota tim penyelamat dari militer, polisi, dan departemen pemadam kebakaran melakukan pencarian dan penyelamatan di bagian barat dan barat daya Jepang.
(Rahman Asmardika)