Lonceng ini juga praktik yang sudah berusia ratusan tahun sebagai pertanda dimulainya ibadah suci, katanya menambahkan.
Ia menyamakan protes warga dengan orang-orang kota yang pindah ke desa dan mengeluhkan bunyi ayam berkokok. Pendeta Brown mengatakan bisa memahami keluhan warga yang keberatan dengan dentang bunyi lonceng gereja.
"Saya menganggapnya seperti langkah kompromi," kata Brown.
Ia menambahkan sulit mendorong orang-orang datang ke gereja kalau mereka tidak suka dengan bunyi lonceng gereja pada hari Minggu pagi.
Lonceng dibunyikan, biasanya mulai pukul 09.00 hingga 09.30 untuk memanggil warga mengikuti kebaktian di gereja.