JFC juga memiliki status Best National Costume Mister Universe Model di Dominican Republic lewat kostum yang terinspirasi Papua, juga desain Borneo yang menyabet Best National Costume Miss Supranational 2014 di Polandia. Sedangkan konsep Lampung menjadi Best National Costume Miss International 2014 di Tokyo, Jepang, hingga Best National Costume Miss Grand International 2016 di Las Vegas, USA. Ada juga Toraja Tongkonan sebagai Best National Costume Miss Supranational 2015 di Polandia.
Dengan konsep Borobudur, JFC meraih predikat Best National Costume Miss Universe 2015 di Florida, USA. Hingga, Garuda dengan status Top 5 National Costume Miss Universe 2016 di Filipina.
“Prestasi mereka sebenarnya masih banyak lagi. Kualitas dan kreativitas inilah yang akan diterapkan dalam JFC-17. Kami juga memiliki agenda besar yang akan dibranding di sana,” tegas Menpar lagi.
Menariknya, JFC-17 juga akan bersinergi dengan Asian Games 2018. Kostum terbaik karya Dynand Fariz dan JFC akan ditampilkan pada opening ceremony Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 18 Agustus, juga saat closing ceremony pada 2 September nanti.
“Asian Games pasti lebih semarak dengan kostum JFC dan karya Dynand Fariz. JFC akan dimanfaatkan untuk mempromosikan Asian Games. Sebab, media value-nya sangat besar. JFC ini selalu dikunjungi oleh berbagai media. Mereka juga datang dari berbagai negara. Kami yakin, gema Asian Games ini akan lebih kuat,” kata Menpar.
Opening JFC-17 akan digelar 7 Agustus. Sehari berikutnya akan digelar Pets Carnival, disusul JFC Press Conference pada 11 Agustus. Ada juga Kids Carnival yang digelar 10 Agustus, disusul JFC Rhythm Artwear Carnival, dan Wonderful Archipelago Carnival Indonesia pada Minggu 12 Agustus 2018. Pada 9-12 Agustus, bergulir JFC International Exhibition.