Oleh karena itu, pihaknya berharap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus segera didistribusikan. "Sehingga, masyarakat yang menjadi korban ikut merasakan pascagempa bumi 7 SR," katanya.
Sementara salah satu pengungsi, Ahmad, mengakui minimnya terpal dan air bersih untuk korban gempa bumi di Lombok yang kini harus tinggal di tenda-tenda pengungsian di wilayah tersebut. Sebab untuk air sudah sulit untuk di dapat, belum ditambah luas wilayah yang terkena dampak.
"Kita bilang terpal kurang ya, karena satu tenda di isi belasan orang. Tapi kalau ada bantuan tenda kita bisa buat lagi, sehingga pengungsi tidak menumpuk," jelasnya.
(Hantoro)