TOKYO – Jepang bersiap menghadapi kedatangan topan kuat Jebi seiring dengan bergeraknya topan itu ke utara mendekati Jepang. Topan Jebi merupakan fenomena terbaru dari rangkaian cuaca buruk yang melanda Negeri Sakura sepanjang musim Panas ini.
AFP Senin (3/9/2018) mewartakan, Jebi - yang berarti "burung camar" dalam bahasa Korea – meningkat menjadi sebuah super-topan pekan lalu tetapi kemudian melemah seiring dengan pergerakannya ke utara. Jebi kemungkinan akan menjadi topan kategori 2 atau 1 ketika mencapai Jepang pada Selasa, kemungkinan mendarat di dekat kota terbesar kedua di Jepang, Osaka.
BACA JUGA: Topan Jongdari Hantam Jepang, Sedikitnya 19 Luka-Luka
Badan Meteorologi Jepang mengatakan, sebagian wilayah negeri itu diprediksi mendapat guyuran hujan dengan curah mencapai 300 mm selama 24 jam sampai Selasa pagi. Kecepatan angin yang dibawa topan Jebi diperkirakan mencapai 216 kilometer per jam saat topan tersebut mendarat.
Dari perkiraan jalur yang dilaluinya, Jebi dikhawatirkan akan melintas di dekat daerah di barat Jepang yang terkena dampak hujan deras dan banjir yang menewaskan lebih dari 200 orang Juli lalu. Namun, Jebi diperkirakan akan meningkatkan kecepatan anginnya saat mendarat dan meminimalisir jumlah hujan yang mungkin turun di satu tempat.
BACA JUGA: Jumlah Korban Banjir Jepang Capai 176 Jiwa, PM Abe Kunjungi Pusat Evakuasi
Jepang telah dihantam oleh cuaca ekstrem sejak awal Juli yang mencakup pemecahan rekor panas serta banjir dan tanah longsor yang menyebabkan kerusakan parah. Sebelum kedatangan Jebi, Topan Cimarron telah melintasi Jepang barat kurang dari dua pekan lalu, menurunkan hujan deras sebelum menuju ke laut.
(Rahman Asmardika)