JAKARTA - Kasus kebohongan terhadap kondisi wajah Ratna Sarumpaet yang ramai di media sosial lebam karena mengklaim dirinya di pukul orang tak dikenal, akhirnya berbuah kecaman dari berbagai pihak, karena Ratna menyebarkan isu kebohongan.
Berbagai kecaman ramai beredar di akun media sosial, salah satunya Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, melalui akun pribadinya @LawanPolitikJW, meminta agar polisi memproses hukum atas kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet.
Sebelumnya, masyarakat dan banyak tokoh politik termakan isu kebohongan yang ramai beredar dan memperlihatkan wajah Ratna Sarumpaet lebam yang dikabarkan di pukuli orang tak dikenal.
Namun belakangan penyelidikan polisi mengungkap bahwa lebam yang terdapat pada wajah Ratna Sarumpaet merupakan proses sedot lemak. Dengan kondisi tersebut, Ratna dengan sengaja memanfaatkan proses wajah ketika sedot lemak dengan melempar berita hoax dengan menyebut dirinya telah mendapat perlakuan kekerasan.