JAKARTA - Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Komjen (Purn) Budi Waseso (Buwas) mengaku tidak terima jika masyarakat menyebut "penjarah" yang dilakukan korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
"Enggaklah, kawan-kawan semua jangan dibilang penjarahan. Siapapun kita kalau pada saat itu seperti itu kita pasti panik," katanya di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Rabu (3/10/2018).
Buwas meminta agar masyarakat lebih bijak melihat aksi para korban yang sedang dalam keadaan panik untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.