Protes Pidato Putin, Warga Rusia Memilih "Surga atau Mati"

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Jum'at 26 Oktober 2018 07:36 WIB
Pegiat sosial mengenakan jubah hitam kampanye di Kota Kurgan, Rusia (Foto: Ist)
Share :

Pekan lalu Presiden Putin mengancam setiap 'penyerangnya' dengan perang nuklir. Ia memperingatkan bahwa Rusia akan menerima kematian tak terelakkan dan 'naik ke surga sebagai martir', sementara musuh-musuh mereka akan 'sekadar mati begitu saja, bahkan tidak punya waktu untuk bertobat'.

Penggerak aksi ini adalah kelompok pegiat bernama "Very Dead. News from the Hill", mereka meminta warga di kota Kurgan menuliskan pilihan mereka di sebuah buku yang dinamakan Book of the Dead, Kitab Kematian.

Sebagian besar lebih memilih 'sekadar mati begitu saja', kata kelompok itu. (Baca Juga:  Putin: Rusia Akan Buat Senjata Tanpa Tandingan)


Ini bukan kali pertama para pegiat yang tergabung dalam kelompok Very Dead menebarkan kematian atau Maut di jalan-jalan di kota Kurgan. Mereka sudah sering melakukannya untuk mengangkat berbagai permasalahan di kota itu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya