Jokowi Tak Diundang, Prabowo Jadi Tamu Kehormatan di Reuni 212

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Sabtu 01 Desember 2018 14:25 WIB
Diskusi MNC Trijaya "Seberapa Gereget 212" do D'Consulate Resto dan Louge, Jakarta, Sabtu (1/12/2018). (Foto : Fakhrizal Fakhri/Okezone)
Share :

JAKARTA – Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma'arif menerangkan, pihaknya tidak mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara reuni 212 di Monas, Jakarta, pada Minggu, 2 Desember 2018.

"Rapat terakhir kemarin sore ada juga masukan dari ulama-ulama serta arahan imam besar akhirnya panitia memutuskan tidak mengundang secara tertulis ke Pak Jokowi dengan berbagai pertimbangan yang ada," kata Slamet dalam acara MNC Trijaya “Seberapa Gereget 212” di D'consulate Resto dan Louge, Jakarta, Sabtu (1/12/2018).

Meski demikian, penyelenggara reuni 212 mengundang Prabowo Subianto sebagai tamu kehormatan dalam acara tersebut. Undangan disampaikan dalam bentuk lisan kepada ajudan dari calon presiden (capres) nomor urut 02 itu.

"Sampai sekarang belum mengirimkan undangan tertulis dan sampai hari ini saya belum ketemu Prabowo karena masih di luar negeri kata ajudannya. Jadi dua-duanya belum ada kepastian baik Prabowo atau Sandiaga untuk hadir di acara besok," jelas Slamet.

Menurut dia, pertimbangan tidak diundangnya Kepala Negara lantaran dinilai dirinya tidak antusias dengan acara reuni 212 tersebut. Jokowi, sambung dia, juga dinilai kurang bersyukur lantaran berkumpulnya umat Islam di Monas untuk berzikir dan bertahajud bersama untuk menguatkan ukhuwah Islamiyah bangsa Indonesia.

"Kemudian kita masih melihat penegakan hukum, penegakan keadilan belum bisa dilaksanakan dengan baik kemudian juga kriminalisasi terhadap ulama belum ada penyelesaian," tuturnya.

(Baca Juga : Kemenko Polhukam Ingatkan Adanya Penunggang Aksi Reuni Alumni 212)

Slamet menambahkan, tidak diundangnya Jokowi juga karena tidak ingin mengganggu kekhidmatan reuni 212. Pasalnya, Kepala Negara memiliki protokoler dan pengamanan super ketat yang dinilai dapat mengganggu kekhusyukan selama berlangsungnya acara itu.

"Tidak bisa dipungkiri bahwa besok yang hadir masih banyak yang kecewa dengan kebijakan Pak Jokowi saat ini dan dikhawatirkan nanti memunculkan hal-hal yang tidak diinginkan yang membuat Pak Jokowi jadi tidak nyaman," tandasnya.

(Baca Juga : Kapitra Ampera Batalkan Aksi Tandingan Reuni Alumni 212 di Monas)

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya