"Dengan manual orang bisa mengubah-ubah. Tapi dengan semuanya digital, bisa di-hack dari luar. Seperti pengalaman kecurigaan pemilu AS bisa di-hack dari Rusia. Jadi ini pemilu harus betul-betul diawasi dengan betul. Bahwa apa pun instrumen yang kita pergunakan itu dapat digangggu dari luar, dapat diubah dari luar atau pun dipengaruhi," jelas dia.
(Baca Juga: Wapres JK Sebut Bawaslu Harus Lebih Pintar dari KPU)
Kalla menambahkan, mengawasi Pemilu dari politik uang dan ujaran kebencian menjadi tantangan yang harus dibuktikan. Hal tersebut penting agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Hal ini sudah menjadi bagian yang harus kita awasi dengan betul money politics atau ujaran kebencian," tutup Kalla.
(Khafid Mardiyansyah)