JAKARTA – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung, kembali erupsi, Kamis (3/1/2018). Erupsi yang terjadi sekira pukul 10.17 WIB tadi menyemburkan abu setinggi 2 kilometer di atas puncak kawah.
“Tinggi kolom abu teramati lebih kurang 2.000 meter di atas puncak (± 2.110 meter di atas permukaan laut)” demikian rilis dari Badan Geologi PVMBG yang diterima Okezone.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. “Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi lebih kurang 2 menit 8 detik.”
(Baca juga: TNI AL Temukan Hal Mengejutkan di Dasar Laut Selat Sunda Pasca-Tsunami Banten)
Saat ini, Gunung Anak Krakatau berada pada status Level III atau Siaga. Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 kilometer dari kawah.
View this post on Instagram
A post shared by Okezone.com (@okezonecom) on Dec 30, 2018 at 5:13am PST
Pada Sabtu 22 Desember 2018 malam, erupsi kemudian longsor yang terjadi di Gunung Anak Krakatau memicu gelombang tsunami ke pesisir Banten dan Lampung menewaskan lebih 450 orang dan melukai ribuan lainnya.
(Salman Mardira)