Kerap Jadi Alat Promosi, Pemerintah Diminta Tutup Akun Berbau Prostitusi Online

Achmad Fardiansyah , Jurnalis
Minggu 06 Januari 2019 13:59 WIB
ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

Ia menilai praktik prostitusi online telah menyebar di berbagai kota di Indonesia dengan sindikasi yang dapat dilacak. Menurutnya, dengan menutup akun media sosial penyedia prostitusi online, setidaknya dapat meminimalisir praktik tersebut.

"Dari hulu harus kita bersihkan. Oleh karenanya media sosial harus bersih dari ajang promosi prostitusi online. Pemerintah dan aparat kepolisian memiliki instrumennya," kata dia.

Reni berujar, pemerintah nyatanya mampu menutup berbagai akun media sosial yang menyebarkan paham radikalisme. Seharusnya, hal serupa juga dapat dilakukan pemerintah terhadap praktik prostitusi online.

"Dampak prostitusi berbasis online tak jauh berbahaya dari paham radikalisme. Keutuhan sebuah keluarga terancam dikarenakan prostitusi. Anak-anak dan perempuan menjadi korban nyata akibat prostitusi," pungkasnya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya