Setelah pintu samping terbuka, Ibu Korban menuju ke dapur dan melihat Korban (anaknya) dalam keadaan tengkurap di lantai dengan kepala menghadap ke selatan. Melihat hal itu Ibu Korban langsung berteriak kepada suaminya.
Karena panik melihat korban dalam keadaan tidak sadarkan diri lalu kedua orang tua korban mengangkat anaknya tersebut untuk di bawa ke puskesmas, namun nyawanya sudah tidak tertolong.
"Berdarkan hasil visum luar dari tubuh korban yang dilakukan oleh petugas jaga Puskesmas dan Mantri Kesehatan Puskesmas Sragi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan namun hanya ada bekas jeratan di leher bagian atas," ucap Iptu Akrom
Dari hasil penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui pertama kali menemukan korban dengan didukung oleh bukti-bukti petunjuk atas kematian korban. Petugas menduga kalau korban diduga melakukan bunuh diri dengan sebelumnya meminum air campuran sabun cuci.
"Setelah itu korban melakukan gantung diri di dapur dengan menggunakan tali rafia yang telah disediakannya, dibuktikan dengan rekaman dan foto dari handphone milik korban," ucapnya.
(Khafid Mardiyansyah)