“Mengawasi lebih dari 130 perusahaan pengguna Fasilitas Kawasan Berikat, Bea Cukai Bogor akan selalu berusaha untuk mengoptimalkan kegiatan pelayanan dan pengawasan kepabeanan dengan menerapkan manajemen risiko yang tepat,” ucap Saifuddin.
Pada kesempatan yang berbeda, tujuh perusahaan yang mengalami penurunan kategori layanan, tetap akan mendapatkan pelayanan sesuai dengan janji layanan yang telah ditetapkan. Kepala Subseksi Intelijen Bea Cukai Bogor, Andi Wahyudi mengatakan keputusan penjaluran ini merupakan hasil rapat Tim Monitoring dan Evaluasi berdasarkan skor yang dievaluasi tiap enam bulan.
“Suatu perusahaan bisa naik kategori layanannya apabila skornya juga naik. Kami akan selalu men-support untuk kemajuan perusahaan,” ucapnya.
(Abu Sahma Pane)