Vale mengatakan sebanyak 305 karyawan, kontraktor, dan warga masih hilang. Adapun sebanyak 192 orang dapat diselamatkan hidup-hidup.
"Setelah 48 jam upaya pencarian, peluang menemukan (seseorang) dalam kondisi hidup sangat tipis," kata Kolonel Eduardo Angelo, kepala operasi pencarian kepada segenap keluarga korban hilang.
"Namun kami masih bekerja dengan kemungkinan bahwa kami akan menemukan orang-orang dalam keadaan hidup," tambahnya.
Bendungan jebol mengakibatkan luapan lumpur menimbun kantin tempat para karyawan tambang sekaligus mengepung rumah-rumah warga, kendaraan, dan jalan.
Akses menuju kawasan itu sulit. Bahkan regu-regu penyelamatan menggunakan helikopter dan alat-alat berat.
Bus kedua yang mengangkut para karyawan telah ditemukan, namun para regu penyelamat belum mencapai kereta yang amat mungkin menampung penyintas atau jenazah.