PM Israel Akan "Usir" Pasukan Pengamat Internasional dari Hebron di Tepi Barat

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 29 Januari 2019 09:57 WIB
Foto: Temporary International Presence in Hebron's.
Share :

HEBRON – Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu mengatakan akan mengusir pasukan pengamat asing yang ditempatkan untuk melindungi keselamatan warga Palestina dari Kota Hebron yang penuh konflik di Tepi Barat. Netanyahu menuduh pasukan pengamat yang disebut dengan Kehadiran Internasional Sementara di Hebron (Temporary International Presence in Hebron’s/TIPH) itu melakukan kegiatan anti-Israel.

"Kami tidak akan membiarkan belanjutnya kehadiran pasukan internasional yang bertindak melawan kami," kata Netanyahu dalam pernyataan yang mengumumkan bahwa mandat TIPH tidak akan diperbaharui. Pernyataan itu tidak merinci dugaan pelanggaran yang dilakukan TIPH.

BACA JUGA: Israel kembali Bangun Pemukiman Warga Yahudi di Tepi Barat

Kelompok Israel konservatif menuduh TIPH telah mengganggu para pemukim Yahudi yang hidup di bawah perlindungan tentara Israel di Hebron.

TIPH beranggotakan staf yang berasal dari Norwegia, Italia, Swedia, Swiss dan Turki. Laman jejaring kelompok pengamat itu mengatakan, pasukannya bekerja berdasarkan mandat enam bulan tetapi tidak menyebutkan kapan mandat yang sekarang berakhir.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya